Ketika manusia dilemparkan ke alam dunia, serta merta berlakulah hukum alam yang berupa perjuangan untuk hidup melalui aktivitas syariat yang keras dan susah payah seperti yang telah ditanyakan malaikat kepada Allah. Malaikat pernah menanyakan kepada Allah, tentang kemampuan dan tata nilai manusia untuk mampu menerima tanggung jawab sebagai Khalifatullah fil ard, padahal manusia memiliki kecenderungan untuk membuat kerusakan dan pertumpahan darah karena kebodohan dan kemalasan mereka. Kebodohan akan membuat manusia cenderung menghalalkan segala cara, sedangkan kemalasan membuat manusia selalu mencari jalan pintas. Manusia sering lupa bahwa sesungguhnya alam telah mengajarkan kepada kita, bahwa tidak ada sesuatu di dunia ini yang diproses secara instan/otomatis tanpa melalui kerja keras dan cerdas yang selalui disempurnakan dari waktu ke waktu. Semuanya memerlukan perjuangan tanpa henti sepanjang hidup manusia dan alam semesta. Kebutuhan akan perjuangan adalah perangkat cerdas yang dapat ditawarkan atau dipaksakan oleh alam kepada manusia, untuk memperluas, mengembangkan atau sekedar menyesuaikan diri dengan keadaan. Perjuangan dapat menjadi cobaan besar atau pengalaman yang luar biasa. Lewat perjuangan, manusia dapat mengekspresikan rasa syukur atas peluang untuk tumbuh dan melatih kesabaran atas hasil yang belum sempurna meskipun kadang berupa kekecewaan atau kegagalan.
Kehidupan, mulai dari kelahiran hingga ajal, merupakan catatan panjang tentang perjuangan yang selalu meningkat sesuai harapan manusia tanpa bisa dihindari oleh siapapun. Untuk mengatasi kebodohan, diperlukan perjuangan belajar seumur hidup sedang untuk menjadi kaya diperlukan kemampuan, semangat dan kerja keras yang fokus. Upaya untuk merawat kesehatan fisik, memerlukan perjuangan abadi mengingat begitu banyaknya musuh kesehatan yang berasal dari luar, terlebih lagi dari dalam diri manusia yang berupa kerakusan dan ketagihan. Ketika kita melihat ke segala arah, maka jarang ada situasi kehidupan yang tidak membutuhkan perjuangan untuk sekedar bertahan hidup atau yang banyak kita harapkan yaitu menikmati hidup.
Untuk mampu mengenali dan memilih bentuk perjuangan, manusia harus menentukan terlebih dahulu tujuan yang jelas dan bermakna. Dengan tujuan itu manusia didorong untuk mengerahkan semua kecerdasan, semangat dan keyakinannya bahkan kemampuan terbaiknya guna meraih tujuan yang didambakan. Disamping itu kemampuan diri yang senantiasa terasah diharapkan dapat memberi manfaat baru kepada manusia dan alam semesta, yang akan menuntunnya kepada takdir hidupnya yang berupa misi kehidupan yang menjadi alasan setiap individu yang dilahirkan. Perjuangan membuat manusia tidak tertidur dengan rasa puas diri dan rasa malas.Perjuangan mendorong manusia untuk memenuhi misi hidupnya secara pribadi dan keterkaitannya dengan peran dirinya sebagai Pemimpin atau wakil Tuhan di muka bumi.
Kehidupan, mulai dari kelahiran hingga ajal, merupakan catatan panjang tentang perjuangan yang selalu meningkat sesuai harapan manusia tanpa bisa dihindari oleh siapapun. Untuk mengatasi kebodohan, diperlukan perjuangan belajar seumur hidup sedang untuk menjadi kaya diperlukan kemampuan, semangat dan kerja keras yang fokus. Upaya untuk merawat kesehatan fisik, memerlukan perjuangan abadi mengingat begitu banyaknya musuh kesehatan yang berasal dari luar, terlebih lagi dari dalam diri manusia yang berupa kerakusan dan ketagihan. Ketika kita melihat ke segala arah, maka jarang ada situasi kehidupan yang tidak membutuhkan perjuangan untuk sekedar bertahan hidup atau yang banyak kita harapkan yaitu menikmati hidup.
Untuk mampu mengenali dan memilih bentuk perjuangan, manusia harus menentukan terlebih dahulu tujuan yang jelas dan bermakna. Dengan tujuan itu manusia didorong untuk mengerahkan semua kecerdasan, semangat dan keyakinannya bahkan kemampuan terbaiknya guna meraih tujuan yang didambakan. Disamping itu kemampuan diri yang senantiasa terasah diharapkan dapat memberi manfaat baru kepada manusia dan alam semesta, yang akan menuntunnya kepada takdir hidupnya yang berupa misi kehidupan yang menjadi alasan setiap individu yang dilahirkan. Perjuangan membuat manusia tidak tertidur dengan rasa puas diri dan rasa malas.Perjuangan mendorong manusia untuk memenuhi misi hidupnya secara pribadi dan keterkaitannya dengan peran dirinya sebagai Pemimpin atau wakil Tuhan di muka bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar